⚠️ INFO KODIM 0622: Waspada cuaca ekstrem di wilayah pesisir Pantai dan Pegunungan --- TNI PRIMA : Profesional , Responsif , Integratif , Modern , Adaptif --- Selamat datang di website resmi Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.       ⚠️ INFO KODIM 0622: Waspada cuaca ekstrem di wilayah pesisir Pantai dan Pegunungan --- TNI PRIMA : Profesional , Responsif , Integratif , Modern , Adaptif --- Selamat datang di website resmi Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.
Minggu, 23 Agustus 2026

karya bakti Dandim 0622 Resmikan Jembatan Merah Putih Cihujung, Akses dan Harapan Warga Kembali Tersambung



SUKABUMI – Akses dan harapan warga Kampung Naringgul, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, kembali tersambung. Setelah sebelumnya mengalami kerusakan akibat diterjang banjir, Jembatan Merah Putih Cihujung kini kembali berdiri dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Jembatan yang menghubungkan Kampung Naringgul, Desa Karangpapak, dengan Kampung Sukamanah, Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok, tersebut resmi diresmikan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., Rabu (19/8/2026).

Peresmian berlangsung mulai pukul 09.30 WIB dan dihadiri sekitar 50 orang. Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 2201/Cisolok Kapten Arm Rohyadi Santoso, Kapolsek Cisolok AKP Bayu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Cisolok Ujang Huadiani, Kepala Desa Karangpapak Agus Supriatna, Kepala Desa Cikelat Hadian Rahayu, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam sambutannya, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama melaksanakan peresmian Jembatan Cihujung. Jembatan ini sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir. Berkat kerja sama seluruh pihak, terutama partisipasi masyarakat, akhirnya jembatan ini dapat dibangun kembali dan sekarang sudah bisa kita gunakan,” ujar Letkol Inf Agung Ariwibowo.

Menurutnya, keberadaan jembatan bukan sekadar menghadirkan kembali akses penghubung, tetapi juga mempermudah berbagai aktivitas masyarakat.

“Manfaat jembatan ini akan kembali kepada masyarakat. Anak-anak sekolah kini tidak perlu lagi melewati akses yang sebelumnya rusak dan berisiko. Begitu juga masyarakat yang memiliki kebun atau aktivitas lainnya, kini dapat lebih mudah melakukan mobilitas tanpa harus memutar,” katanya.

Dandim menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang menyasar wilayah pedesaan, khususnya lokasi yang membutuhkan akses penghubung antarkampung maupun antardesa.

“Program ini memang ditujukan untuk membantu masyarakat di wilayah yang membutuhkan, termasuk tempat-tempat terpencil. Mudah-mudahan dengan adanya program seperti ini, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung,” ungkapnya.

Meski jembatan telah selesai dibangun, Dandim mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut. Menurutnya, jembatan memiliki spesifikasi serta kemampuan beban tertentu sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan peruntukan.

“Kendaraan yang melintas harus bergantian dan tidak melebihi batas beban yang telah ditentukan. Jangan sampai karena penggunaan yang tidak sesuai aturan, jembatan cepat rusak. Kalau kita gunakan sesuai aturan dan kita rawat bersama, Insyaallah jembatan ini dapat bertahan lama dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Dandim juga mengapresiasi semangat gotong royong warga Kampung Naringgul yang turut membantu selama proses pembangunan.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Apa yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas mudah-mudahan menjadi amal jariyah. Selama jembatan ini digunakan untuk kepentingan umum dan memberikan manfaat kepada masyarakat, Insyaallah kebaikannya akan terus mengalir,” tutur Dandim.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Jamaludin menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas selesainya pembangunan Jembatan Merah Putih Cihujung.

“Kami sangat bahagia karena jembatan ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden, Bapak Dandim, Danramil, Babinsa, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang telah membantu pembangunan jembatan ini,” ungkap Jamaludin.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi muda yang turut menunjukkan kepedulian selama proses pembangunan, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi juga memberikan penghargaan kepada dua pelajar sekolah dasar, Marwansah dan Fahri. Keduanya merupakan warga sekitar yang aktif membantu kegiatan bakti selama proses pembangunan Jembatan Merah Putih Cihujung.

Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk motivasi agar semangat gotong royong, kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat terus tumbuh sejak usia dini.

Rangkaian peresmian kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan.

Kini, Jembatan Merah Putih Cihujung bukan sekadar penghubung dua wilayah. Jembatan ini menjadi simbol kembali hadirnya kemudahan, keamanan dan harapan baru bagi masyarakat Kampung Naringgul dan Kampung Sukamanah.

Dari jembatan inilah aktivitas warga kembali berjalan, anak-anak dapat berangkat sekolah dengan lebih aman, serta mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Sebuah akses yang dibangun melalui semangat gotong royong, untuk manfaat yang akan terus dirasakan masyarakat.

Kegiatan peresmian selesai pada pukul 10.54 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Sumber : Iqbal ( Pen 0622 )

Leave a Comment