⚠️ INFO KODIM 0622: Waspada cuaca ekstrem di wilayah pesisir Pantai dan Pegunungan --- Selamat Menunaikan Ibadah Puasa - dan TNI PRIMA : Profesional , Responsif , Integratif , Modern , Adaptif --- Selamat datang di website resmi Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.       ⚠️ INFO KODIM 0622: Waspada cuaca ekstrem di wilayah pesisir Pantai dan Pegunungan --- Selamat Menunaikan Ibadah Puasa - dan TNI PRIMA : Profesional , Responsif , Integratif , Modern , Adaptif --- Selamat datang di website resmi Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.
Senin, 2 Maret 2026

bintahwil Babinsa Koramil 2201/Cisolok dan Bhabinkamtibmas Gandasoli Klarifikasi Pemberitaan Dugaan Pemotongan Bantuan PIP di MTS Gandasoli

Babinsa Koramil 2201/Cisolok dan Bhabinkamtibmas Gandasoli Klarifikasi Pemberitaan Dugaan Pemotongan Bantuan PIP di MTS Gandasoli

Sukabumi – Babinsa Koramil 2201/Cisolok bersama Bhabinkamtibmas Desa Gandasoli melakukan pencarian informasi dan klarifikasi terkait pemberitaan di media sosial mengenai dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di MTS Gandasoli, Desa Gandasoli, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan klarifikasi tersebut dilaksanakan pada, Sabtu, 7 Februari 2026
Waktu : Pukul 08.00 WIB hingga selesai
Tempat : Kampung Gandasoli, Desa Gandasoli, Kec. Cikakak, Kab. Sukabumi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Gandasoli Bripka Saeful Mutakkin dan Babinsa Desa Gandasoli Koptu Parulian Sihotang. Keduanya secara langsung mendatangi pihak guru, Kepala Sekolah MTS Gandasoli, serta sejumlah wali murid yang anaknya menerima bantuan PIP.

Dari hasil klarifikasi, pihak guru MTS Gandasoli membenarkan adanya pemotongan dana bantuan, namun jumlahnya bukan sebesar Rp200.000 melainkan Rp120.000 per siswa. Pemotongan tersebut, menurut keterangan guru, bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan digunakan untuk biaya transportasi kendaraan sewaan menuju Bank BRI di Citepus, pembelian materai, serta dialokasikan sebagai biaya kenaikan kelas agar tidak kembali membebani orang tua siswa. Kesepakatan tersebut disebutkan telah disetujui oleh para wali murid, namun tidak dituangkan dalam berita acara tertulis.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTS Gandasoli menjelaskan bahwa pada saat pencairan bantuan PIP pada Selasa, 3 Februari 2026, dirinya tidak dapat hadir karena sedang sakit. Setelah kejadian tersebut, salah satu orang tua murid berinisial Jey mendatangi rumahnya dan menyampaikan keberatan atas dugaan pemotongan dana sebesar Rp200.000. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pihak sekolah kemudian mengadakan musyawarah bersama wali murid pada Kamis, 5 Februari 2026.

Dalam musyawarah tersebut, Kepala Sekolah kembali menjelaskan bahwa pemotongan yang dilakukan sebesar Rp120.000 dan telah disepakati sebelumnya. Namun, salah satu orang tua murid masih belum dapat menerima penjelasan tersebut, sehingga terjadi kesalahpahaman yang sempat memicu emosi kedua belah pihak. Pihak sekolah mengakui kekhilafan dalam penyampaian dan telah menyampaikan permohonan maaf secara pribadi maupun institusi.
Permasalahan tersebut akhirnya diselesaikan secara musyawarah dan kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan.

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Gandasoli dalam kesempatan tersebut mengimbau kepada pihak sekolah agar ke depannya selalu berkoordinasi dengan aparat pembina desa dalam setiap kegiatan penyaluran bantuan atau kegiatan lainnya. Hal ini bertujuan agar proses penyaluran dapat dipantau secara langsung serta menghindari terjadinya kesalahpahaman serupa di kemudian hari.

“Kami berharap komunikasi antara pihak sekolah, orang tua murid, serta pembina desa dapat terus ditingkatkan agar tercipta situasi yang kondusif dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” ujar Bhabinkamtibmas.

(Pendim 0622)

Leave a Comment