⚠️ INFO KODIM 0622: Waspada cuaca ekstrem di wilayah pesisir Pantai dan Pegunungan --- Selamat Idul Fitri 1447 H - dan TNI PRIMA : Profesional , Responsif , Integratif , Modern , Adaptif --- Selamat datang di website resmi Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.       ⚠️ INFO KODIM 0622: Waspada cuaca ekstrem di wilayah pesisir Pantai dan Pegunungan --- Selamat Idul Fitri 1447 H - dan TNI PRIMA : Profesional , Responsif , Integratif , Modern , Adaptif --- Selamat datang di website resmi Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.
Minggu, 5 April 2026

bintahwil Babinsa Koramil 2212/Tegalbuleud Dampingi Survei Jembatan Gantung Putus di Desa Sumberjaya


Babinsa Koramil 2212/Tegalbuleud Dampingi Survei Jembatan Gantung Putus di Desa Sumberjaya

Tegalbuleud,  – Babinsa Koramil 2212/Tegalbuleud, Serma Wartono, melaksanakan pendampingan kegiatan survei jembatan gantung yang mengalami kerusakan akibat seling putus di Kampung Lingkungsari, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Minggu (05/04/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama personel Subdenzibang 022/III Sukabumi yang dipimpin oleh Serma Asep Sambur, sebagai tindak lanjut pengecekan kondisi jembatan yang berada di aliran Sungai Cibugel, anak Sungai Cikaso.

Jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Lingkungsari (RT 04 RW 04) dengan Kampung Cisalak (RT 05 RW 07) ini memiliki panjang sekitar 41 meter dan lebar 1,2 meter dengan konstruksi berbahan besi. Jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Dari hasil survei yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, ditemukan sejumlah kerusakan serius pada struktur jembatan. Di antaranya, tiang pylon dalam kondisi berkarat dan tidak layak diperbaiki sehingga perlu diganti, seling utama berukuran 1 inci (25 mm) putus dan harus diganti seluruhnya, serta gelagar lantai dan pelat bordes mengalami korosi berat.
Selain itu, pondasi pylon dan anchor blok beton juga dinilai perlu dilakukan penggantian total.

Kondisi Sungai Cibugel di lokasi memiliki lebar sekitar 33 meter dengan kedalaman air mencapai 3 meter. Jarak antara permukaan air ke lantai jembatan sekitar 3 meter, dengan kecepatan arus air saat survei relatif rendah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut aparat Desa Sumberjaya dan tokoh masyarakat setempat yang berharap adanya tindak lanjut segera dari instansi terkait guna memperbaiki jembatan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.
Babinsa Serma Wartono menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugas TNI AD dalam membantu pemerintah daerah serta memastikan keselamatan masyarakat di wilayah binaan.

Dengan adanya survei ini, diharapkan proses perencanaan perbaikan atau pembangunan kembali jembatan dapat segera direalisasikan sehingga akses warga dapat kembali normal dan aman.

(Pendim 0622)

Leave a Comment